Selasa, 28 Mei 2013

Kedudukan ala Bianglala

0 komentar

     Tahukah Anda kehidupan itu bagaikan bianglala yang berputar?

       Tanpa kita sadari bahwa suatu ketika kita berada pada posisi yang terbawah, samping kanan atau kiri dan posisi yang paling di inginkan oleh semua orang adalah posisi yang paling atas. Tapi tahukah anda bahwa orang akan menjadi lalai akan diri dan lingkungannya ketika berada pada posisi ini? Hal ini tidak akan terjadi selama kita semua masih memiliki rasa saling menghormati, kadar keimanan dalam diri kita yang tinggi, sehingga mampu meminimalisir perbuatan yang akan ada pada kedudukan ini.
      Di posisi ini manusia bisa saja berbuat egois, sombong dan cuek terhadap kepentingan dan kemaslahatan. Tapi tidak semua orang memiliki sifat yang seperti ini, karena semua ini adalah bergantung kepada diri orang masing-masing. Karena semua orang memiliki ego masing-masing. Namun, subhanallah jikalau semua orang yang ada di posisi tersebut memiliki sifat yang rendah hati, tak sombong dan tak egois. Hidup ini pasti akan tentram bagai turunnya ribuan air hujan di musim pengujung musim kemarau.
     So, anda tinggal pilih ingin hidup di posisi atas yang memberikan keberkahan bagi semua yang ada di posisi lain bianglala atau membuat hujan api bagi posisi itu.
Karena jika anda melakukan tindakan-tindakan yang merugikan diri dan orang lain pada kedudukan yang anda miliki, pasti anda perlahan-lahan akan kehilangan kursi tertinggi anda.
Semoga kita semua menjadi pribadi yang selalu menebar kebaikan dan keberkahan bagi orang lain^_^
Amin,...

Read more...

Sabtu, 18 Mei 2013

Bentuk-bentuk cinta

0 komentar

Dalam hidup, kita pasti mengenal apa itu yang dinamakan “Cinta”. Pada posting saya yang terdahulu telah dijelaskan secara singkat apa itu definisi cinta. Ya cinta itu adalah sesuatu yang membuat hidup kita lebih bermakna. Namun, “tahukah anda cinta tidak hanya untuk seorang kekasih saja?”
Di dunia ini banyak sekali implementasi kata cinta. Cinta merupakan suatu bentuk rasa yang dapat kita berikan kepada siapa saja. Khususnya pada orang-orang yang ada didekat kita dan makhluk-makhluk ciptaan Allah SWT lain juga memiliki hak untuk mendapatkan cinta dari kita.
Cinta dapat dikategorikan sebagai berikut: cinta kepada sesama, cinta kepada orang tua, cinta kepada bumi (tumbuh-tumbuhan), dan cinta kepada pemilik dan pencipta muka bumi ini yaitu Allah SWT. Berikut penjabaran dari setiap kategori cinta.

           Cinta kepada sesama

Kategori yang pertama yaitu cinta kepada sesama. Cinta kepada sesama dapat diimplementasikan dengan sikap kita yang saling menghormati, menghargai, menolong dan selalu ada jika mereka membutuhkan kita. Jangan menganggap diri kita lebih baik dari mereka dan menganggap mereka orang bodoh, kafir, jelek, miskin dan lain sebagainya sehingga mampu merusak pondasi cinta yang sebenarnya telah diberikan oleh Allah SWT kepada kita semua. Menganggap diri sendri lebih baik dari orang lain adalah pemicu utama terjadinya tawuran yang sekarang kian
marak terjadi. Cinta memang bukan sebuah mata pelajaran yang bisa dipelajari di sekolah. Tapi cinta dapat diciptakan dan di timbulkan dari perasaan seseorang kepada lingkungan sekitar. Agar cinta dapat timbul dikalangan remaja dalam arti cinta”sesama”. Yang didahulukan yaitu bagaiamana seorang guru mampu mengajarkan kepada siswanya, bagaimana kita saling menyayangi dan menghormati orang-orang yang ada disekitar. Tidak selalu mengedepankan aspek kognitif dari siswanya. Karena jika mulai dari bangku sekolah siswa hanya di perkenalkan aspek kognitif saja, maka siswa- siswanya akan terlahir dengan jutaan kebohongan dan unsur-unsur KKN akan secara alami  mengalir dalam dirinya. Oleh karena itu, cinta kepada sesama harus diajarkan mulai dari anak masih dalam pendidikan orang tua.

        Cinta kepada Orang tua

Cinta kepada orang tua memang merupakan faktor utama seseorang dikatakan baik atau buruk. Kadar cinta
seseorang terhadap orang tuanya dapat menjadi indikator baik atau buruknya seseorang. Misalnya seseorang yang sudah terbiasa berbahasa atau bertatakrama dengan orang tua, pasti dia akan begitu juga apabila diluar lingkungan dan sebaliknya. Cinta kepada orang tua memang bukan suatu hal yang harus dipelajari. Karena cinta ini sesungguhnya sudah ada atau muncul secara alami dari dalam diri antara orang tua dan anak. Apabila didalam berita sering terdengar kasus pembunuhan anak yang dilakukan oleh ibu kandungnya atau sebaliknya. Itu bisa saja disebabkan oleh beberapa factor. Misalnya faktor keadaan, dan kesehatan. Orang yang dalam keadaan terdesak dan sudah tidak dapat membedakan mana yang baik dan yang buruk pasti dia akan berbuat sesuatu yang sudah diluar batas wajar. Seperti membunuh anaknya hidup-hidup, meracuni, membakar dan sebagainya. Kemudian factor kedua adalah kesehatan. Kesehatan disini yang paling utama yaitu factor gangguan jiwa. Orang yang sudah terkena gangguan jiwa pasti sudah tidak dapat membedakan mana itu anak, teman, orang tua dan sebagainya.

        Cinta kepada bumi

Cinta kepada bumi merupakan cinta yang benar-benar harus ditumbuhkan kembali kepada seluruh penghuni
di muka bumi ini. Karena sudah banyak sekali kerusakan-kerusakan yang ditimbulkan oleh manusia sehingga mengakibatkan sudah tidak seimbangya siklus yang ada di bumi. Cinta kepada bumi dapat kita wujudkan dengan hal-hal yang kecil. Misalnya, membuang sampah pada tempatnya, tidak menggunakan pupuk pestisida yang berlebih, mendaur ulang
sampah, mengurangi penggunaan kertas yan boros, hemat listrik dan air, dan lain sebagainya. Jika rasa cinta ini sudah tumbuh dalam diri manusia diseluruh permukaan bumi. Maka bumi juga akan mencintai diri kita dengan sepenuh hatinya. Tidak membasahi kita dengan lumpur kotor atau panasnya terik matahari karena siklus musim yang tidak teratur. Jika kita lihat berbagai macam bencana yang timbul baik banjir, tanah longsor dan kebakaran hutan merupakan gambaran bahwa cinta kita kepada bumi sudah benar-benar berkurang atau bahkan telah habis. Jika anda sebagai bumi pasti sudah bertindak sama seperti bumi memperlakukan anda atau bahkan lebih. Karena anda merasa telah dikhianati. Oleh karena itu, sebelum terlambat  “Cintailah kembali bumi dengan segenap jiwa anda”.

         Cinta kepada pemilik dan pencipta muka bumi ini yaitu Allah SWT

Cinta kepada Allah SWT adalah cinta yang paling utama. Dengan kita memiliki rasa cinta yang besar kepada Allah SWT, maka secara otomatis kita akan memiliki keseluruhan kategori cinta diatas. Karena semakin tinggi iman seseorang pasti dia tidak akan berbuat jahat kepada sesama, orang tua, dan bumi. Sehingga tolok ukur maju dan tenteramnya suatu negara dapat diukur dari rasa cintanya kepada Allah SWT. Semakin besar cintanya kepada Allah SWT, pasti negara itu akan damai dan tenteram, begitu pula sebaliknya. Cinta kepada Allah SWT dapat diimplementasikan dengan menjauhi larangan dan melaksanakan perintahnya.

Sungguh indah, apabila kita memiliki kategori cinta kepada Allah SWT yang melebihi cinta kepada siapapun dan apapun. Karena cinta kepada Allah SWT lah hati kita semua dapat tenteram dan damai.










@Terimakasih telah membaca torehan kecil ini, jika ada salah kata atau tulis mohon maaf yang sebesar-besarnya. Bila ada yang perlu di edit. Saran anda saya terima dengan lapang dada dan hati terbuka. ^_^

Read more...

Berharganya Dua Buah Jeruk

0 komentar
   Teman-teman, aku punya jeruk lho,. ungkap salah seorang gadis kaya yang tinggal di samping rumah kos-kosan ku. Dia adalah Kiki anak seorang juragan bawang putih dan bawang merah yang juga bos ibu ku. Dia memiliki rumah yang bagus, rambutnya hitam, sepeda bagus dan semuanya yang aku tidak punya saat itu. Secara terang-terangan dia memakan jueruk itu tanpa memberi satupun dari kami yang ada di halaman rumah tempat aku dan teman-teman bermain. Ku hanya bisa melihat dan berkata dalam hati, "Andai bapak udah gajian, pasti aku di belikan juga sama ibu".
   Sari, Sari, suara ibuku terdengar dari kejauhan menyuruh aku untuk pulang dan tidur siang. Ya bu,. sahut ku. Aku kemudian pulang. Sambil mencuci kaki dan kemudian masuk ke kamar dan akupun langsung melihat tanggalan kecil di samping pintu kos-kosan. Wah besok tanggal satu. Bapak kan gajiam? Asyik, dalam hati kecilku. Bu, aku boleh minta sesuatu ndak? tanyaku. Ya, apa nak,(sahut ibu ku). Besok kan ayah gajian, aku pengen di beliin buah jeruk yang ada bungkusnya itu, kayak punyanya mbak Kiki kemarin bu?(ujar ku). Ya besok bapak beliin yang banyak buat kamu.(balas ibuku). 
   Setelah keesokan harinya, bapaku datang sambil membawa gajinya. Dan seperti biasa ibuku langsung membayarkan sebagian gaji bapak untuk membayar hutang bahan makanan pokok yang aku dan keluargaku makan sehari-hari. Kala itu, hujan sedang mengguyur tempat daerah aku dan keluarga ku tinggal. Ibuku janji untuk membelikan aku jeruk sore ini, aku pun kemudian melihat hujan disamping pintu dan berharap agar
hujan cepat reda. Ibuku kemudian menyuruh ku untuk ke dalam rumah, karena hujan semakin lebat. Namun aku tetap tidak mau masuk hingga akhirnya tubuh ku basah karena ketika itu ibu memaksaku masuk dan aku berlari. Setelah tertangkap oleh ibu,. aku pun merunduk. Dan ibu ku berkata padaku, " Kenapa kamu berlari, katanya mau beli jeruk? itu bapak sudah bersiap-siap? Aku serontak melihat senyuman ikhlas bapak yang duduk diatas sepeda tuanya. Aku pun berkata, nanti Sari beli buah jeruk 1 kg ya buk? supaya nanti bisa dibagi-bagi dan di buat besok pagi?.
Read more...

Dalam Butiran Air Hujan

0 komentar
Kala hujan turun..
Jutaan butiran air hujan turun membasahi seluruh dedaunan..
Jernihnya airmu..
membuat aku dapat berkaca padamu


Kala itu,.
Kau turun dengan membawa sejuta harapan yang teramat dalam pada sebuah hati
Hati yang masih kosong..
Dan sangat mengharapkan hadirnya setitik cahaya yang menerangi dalam lorong-lorong gelapnya

Di bawah jutaan dinginnya butiran-butiran air hujan..
Ku tatap hamparan langit di balik pohon yang kusam..
Dan terbesit doa agar aku dapat di izinkan untuk bertemu dalam koordinat yang sama..

Read more...